Friday, August 5, 2016

TEMANKU ADALAH CERMIN

"Water Mirror" oleh Nagashima dan Hyoudou


Dalam dingin dan hening 
Aku diam tak bergeming 
Di hadapan temanku cermin
Sembari menghitung hari

Perlahan hening menyuarakan
raungan yang menyayat
Lantai seolah-olah meneguk tiap kepedihan
dengan penuh dahaga
Harapanku telah dicuri, dan kini tinggalah aku sebatang kara
mengais serpihan kehidupan

Aku berseru pada cermin,  tak kian henti mengetuk dan mengutuk
dan memintanya untuk membawaku pada sisi seberang;
pada dunianya yang maya dan serba terbalik

Tapi cermin hanya melukiskan rupaku yang rapuh;
tiap jejak air mata dan lekukan keriput
tersirat dengan jelas di tubuhnya yang beku
Di balik dunianya yang maya, cermin telah menyodorkan
sepotong realita pahit 

Dalam dingin dan hening 
Aku diam tak bergeming 
Di hadapan temanku cermin
Sembari menghitung hari




No comments:

Post a Comment